Kepada siapa lagi kita akan percaya. Kepada para penegak hukum negeri ; para birokrat, jaksa, polisi, hakim, atau pimpinan dan anggota KPK?Tampaknya harapan itu hanya tinggal harapan, bahkan mungkin kita tidak bisa berharap dengan harapan itu. Melihat drama penyelesaian kasus demi kasus yang melintas di hadapan publik negeri ini, tampaknya kok semakin jauh panggang dari api.
Jika saja Tuhan mau dan memperlihatkan rekaman peristiwa yang dilakukan orang-orang negeri ini bak pemutaran film dokumenter, O… alangkah hirukpikuknya peristiwa besar itu. Mulai presiden, wakil rakyat, penegak hukum,petani,pedagang, sampai tukang becak pasti kan tergopoh-gopoh ingin menyaksikannya. Atau mungkin sebaliknya tidak ada seorangpun yang akan berani melihatnya, termasuk diriku. Malu pasti. Melihat kebohongan, kebobrokan, kebejatan, dan kelicikan yang pernah dilakukannya. Jika tidak ada kejahatan, kita tidak akan bisa melihat kebaikan.Astaghfirullah ampuni hamba ya Allah.
Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »
Konon ketika Tuhan menciptakan wanita, Dia lembur pada hari ke-6. Malaikat datang dan bertanya, “Mengapa begitu lama Tuhan?”
Tuhan menjawab, “ Sudahkan engkau lihat semua detail yang Aku buat untuk menciptakan mereka? Dua tangan ini harus bisa membersihkan, tetapi bahannya bukan dari plastic. Setidaknya terdiri dari 200 bagian, yang bisa digerakkan dan berfungsi baik untuk segala jenis makanan. Mampu menjaga banyak anak saat bersamaan, punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan…dan semua dilakukannya dengan dua tangan ini”. Malaikat itu takjub, “ Hanya dengan 2 tangan?…Impossible!” “ Oh tidak!!Aku akan menyelesaikan ciptaan hari ini, karena ini adalah ciptaan favoritku, oh iya dia juga akan mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan bisa bekerja selama 18 jam sehari”.
Malaikat mendekat dan mengamati bentuk wanita ciptaan Tuhan itu, “ Tapi Engkau membuatnya begitu lembut Tuhan?” Lanjut Baca »
Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »
Apa yang berbeda dengan negeri ini dari negeri-negeri di seberang sana, hingga bencana datang bertubi-tubi. Tsunami, tanah longsor, gunung meletus, banjir, dan gempa bumi silih berganti datang mengoyak bumi pertiwi. Kenapa Allah tidak menumpahkan bencana pada negeri-negeri yang tidak taat kepadaNya. Padahal Indonesia merupakan negera berpenduduk muslim terbesar di dunia. Logikanya, dibandingkan negera-negara lain, di negeri yang mahakaya ini lebih banyak alim,ulama, dan pendoa yang siang malam tidak pernah tidur menyebut namaNya.
Dan Padang terkenal sebuah kota asal mula para alim. Padang adalah kota yang mashur karena kepatuhan warganya dalam memelihara dan mengamalkan nilai-nilai islam. Tetapi kenapa Padang yang dipilih oleh Allah, setelah Aceh, Tasik, dan daerah-daerah pusat umat islam lainnya. Wallohu a’lam.
Seorang kawan pernah berkata, bahwa bencana tidak mengenal agama. Kita memang berada pada ring of fire atau daerah sabuk api. Negara, agama apapun yang berada di atasnya pasti selalu dihantui bencana-salah satunya gempa. Tentu kita tidak sepakat dengan pernyataan teman saya tadi. Kita harus arif menyikapi bencana yang datang menimpa . Kita tidak boleh marah, apalagi suuzon kepada Allah. Semoga banyak hikmah yang kita ambil dibalik bencana. Bagi yang bisa menemukannya. Amin
Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »
Apa arti sebuah rumah? Terjemahan bebas dalam wikipedia menyebutkan rumah adalah bangunan buatan manusia yang dijadikan tempat tinggal selama jangka waktu tertentu. Rumah juga kadang menjadi tempat tinggal hewan, namun tempat tinggal yang khusus bagi hewan biasa disebut sangkar atau sarang dan kandang.
Rumah berbentuk ruangan yang dibatasi dinding dan atap, biasanya memiliki jalan masuk berupa pintu, bisa berjendela ataupun tidak. Lantainya bisa berupa tanah, ubin, babut, keramik, atau bahan lainnya. Rumah modern biasanya lengkap memiliki unsur-unsur ini, dan ruangan di dalamnya terbagi-bagi menjadi beberapa kamar yang berfungsi spesifik, seperti kamar tidur, kamar mandi atau WC (Mandi Cuci Kakus), ruang makan, ruang keluarga, ruang tamu, garasi, gudang, teras, dan pekarangan. Lanjut Baca »
Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »
Satu ketidakberuntungan menimpa saya Jumat pagi (28/8/09). Kejadian berawal ketika saya berangkat ke kantor dan mengantar anak ke sekolah. Saat melintas di Jalan Abdurrahman Saleh-tepatnya di depan pertigaan Sri Rejeki, saya merasakan ada barang yang jatuh. Sambil tetap berkendara saya mencari-cari apa gerangan yang jatuh; temput minum anak tidak, dompet masih ada, lantas apa lagi?. Sejurus kemudian pertanyaan itu terjawab, HP Nokia E 63 yang ada di kantong baju koko tidak ada.
Dengan cepat saya berbalik arah dengan harapan masih bisa mengambil alat komunikasi yang paling berharga itu. Akan tetapi Lanjut Baca »
Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »
Beberapa waktu yang lalu kami kedatangan tamu istimewa; Habib Umar Bin Hamid Al Jilani dari Makkah. Pancaran citra ulama kharismatik Syaikh Abdul Qodir Al Jilani nampak jelas dalam diri beliau. Murah senyum, ramah, namun tegas. Bahkan ketika protokoler beliau mengatakan waktunya melanjutkan perjalanan, beliau menyempatkan memberi nasihat kepada anak-anak yang sudah menunggunya di dalam masjid. Terima kasih Habib atas nasihatnya, selamat jalan, mudah-mudahan kami bisa menjaga
Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »
Berlaku adil adalah sifat yang seharusnya dimiliki setiap manusia. Siapapun kita, apapun posisi kita, harus mempunyai sifat yang dalam legenda orang eropa dilambangkan dengan timbangan itu.
Tentu tidak mudah menjadi seorang yang adil. Apalagi jika kita menjadi seorang pemimpin yang apa yang kita putuskan akan berdampak pada nasib banyak orang.
Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »
Suatu petang ada seorang kawan jauh yang datang ke rumah saya. Wajahnya begitu masai dan kelihatan letih. Tanpa dia berceritapun saya dapat membaca gurat penderitaan di wajahnya. Umurnya baru tiga puluh dua, tetapi tampak lebih tua dari usia sebenarnya. Dulu teman kuliah satu angkatan, akan tetapi entah karena sebab apa suatu hari dia mengatakan pada saya kalau tidak akan meneruskan kuliahnya. Sejak saat itulah saya hilang kabar dengannya.” Tuhan kadang tidak adil ya Din!” dia memulai ceritanya Lanjut Baca »
Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »
Sakit kadang datang tak mengenal rasa. Betapa kesal hati jika saat kita sedang banyak kerja, banyak rencana, dan banyak hal yang akan dan hampir kita capai tiba-tiba sakit mendera. Belum lagi jika sakit itu membuat kita harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Lantas apa sikap bijak kita? Seorang kawan menyarankan kepada saya untuk sabar menghadapi anugerah yang bernama sakit ini. ” Mungkin Allah sedang memberi hukuman kepadamu , kamu tidak pernah sadar mungkin saja banyak kesalahan yang telah kamu perbuat. Berbahagialah, karena dosa-dosamu akan berkurang dengan datangnya sakit padamu” begitu temanku menghibur. Mungkin ada benarnya pendapat temanku yang agak alim ini. Yah, mudah-mudahan Allah tidak sering-sering menghukumku. Astahfirullah….
Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »

.
Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »




