ANAK LANANG : KERINDUAN DAN HARAPAN

Wah. Selamat Din.  Anakmu lanang. Lha dijenengi sapa? “ seorang kawan bertanya penuh antusias   begitu tahu anak keduaku lahir laki-laki. Sejurus aku terdiam. Bukan saja kaget dengan pertanyaanya, tetapi memang sampai hari kelima belas kelahirannya aku belum  menemukan nama yang cocok  untuknya.

“ Aha… nantilah nunggu selapanan” jawabku.

“ Lhadalah. Sampeyan   kaya orang dulu saja. Memberi nama  kok menunggu selapanan. Seharusnya waktu   dalam kandungan  Sampeyan sudah mempersiapkan nama untuknya. Tidak usah nunggu lahir. Apalagi sampe selapanan. Aneh” dia sedikit mengguman.

Bagi seorang pria, memiliki anak laki-laki tentu saja    sebuah kebanggaan, karena konon anak lelakilah yang akan meneruskan klan keturunannya. Dan diakui atau tidak banyak pasangan  yang merasa belum  sempurna hidupnya  jikalau belum mendaptkan  anak laki-laki. Bahkan Sri Sultan Hamengkubuwono ke-X  baru sumeleh dan mengurungkan niatanya memiliki anak lagi, setelah anak kelimanya juga terlahir perempuan.

Nama, jeneng, atau peparab menjadi titik awal paling penting dalam kehidupan seseorang. Presiden pertama kita-Sukarno- memiliki nama kecil Kusno. Konon karena Kusno selalu penyakitan, sang ayah menilai namanya tidak cocok. Dia harus diberi nama lain agar bagas waras. Begitulah akhirnya Kusno berganti nama menjadi Sukarno. “Awalan su pada kebanyakan nama berarti baik, paling baik. Jadi Sukarno pahlawan yang baik” ujar Bung Karno kepada Cindy Adams (Gunawan Budi Susanto, 2005).

Perubahan kedudukan dalam pekerjaan sebagai cermin mobilitas vertikal juga diikuti berubahan nama. Paiman menjadi Sastrowongso ketika diangkat menjadi juru tulis pabrik Tulungan, Sidoarjo, Jawa Timur. Ketika naik pangkat lagi menjadi juru bayar, dia mengubah nama menjadi Sastro Kassier (Pramodya Ananta Toer, 1981).

Kawan saya Mulyana, begitu merasa menjadi seniman ia  menambahkan  Sendang untuk lebih mempopulerkan namanya, maka jadilah ia penyair bergelar Sendang Mulyana. Simak juga nama-nama seperti Virgiawan Listiyanto (Iwan Fals), Sudarmaji (Doyok), Sudarmanto (Darmanto Jatman), Triyanto (Triyanto Triwikromo), Abdul Jaffrar (Ebiet G Ade) dan mungkin Anda juga telah melakukannya hanya belum saya tulis.

Dan sampai hari ketigapuluh menjelang pethethan, saya juga belum waleh kepada orang-orang siapa sebenarnya nama jabang bayi. Sejatinya  saya sudah madhep  mantep dengan satu nama, tetapi saya tidak yakin dengan nama itu. Takut dikira terlalu  american taste, japan taste, atau kurang njawani.     Nasehat  orang-orang pintar,   nama yang baik adalah nama yang  berbau arab. Padahal keinginan saya nanti, dia bisa bebas melanglang buana ke seantero jagad raya. Konon jika memakai nama arab akan mendapatkan kesulitan   memasuki negara-negara Eropa apalagi Amerika. Sering dicurigai sebagai teroris !!

Bapak-bapak. Terima kasih telah hadir di rumah saya. Mohon maaf kalau berdesak-desakan. Maksud saya mengundang Bapak-Bapak, tidak lain dan tidak bukan adalah untuk memohon kerelaan Bapak-bapak  mendoakan saya dan keluarga, terutama jabang bayi  menjadi anak yang saleh, selalu bagas waras, bekti marang wong tuwo, berguna bagi bangsa dan alam semesta. Dan amini doa saya, semoga kelak menjadi pemimpin yang bijaksana, lebih dalam melihat, dan pemberani. Seperti namanya Kenzi Kirlian Nadhif .

Terucap juga nama itu di hadapan limapuluhan tetangga dan kawan dekat yang saya undang untuk menghadiri majlis barzanji malam tadi.

“Lha basa pundi niku Pak Didin” sahut seorang warga

Campur bawur Sedulur. Sing penting wes dijenengi. Ra diundang Gog!” jawab saya diiringi gelak tawa yang hadir. Alhamdulillah nang, akhirnya kau telah lahir dan  kuberi nama. Rinduku padamu telah terpendam hampir enam tahun Nak.

Ngijo, 4 Oktober 2011

Catatan:

waleh : mengaku dengan jujur

pethetan : upacara pemberian nama dengan memotong rambut jabang bayi biasanya  diringi pembacaan manakib dan barzanji

Gog  : jawaban terhadap pertanyaan seseorang yang tidak jelas kepada siapa pertanyaan itu dilontarkan, biasanya diucapkan sebagai ujud kejengkelan.

4 thoughts on “ANAK LANANG : KERINDUAN DAN HARAPAN

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s